Mekanisme pengajuan tax holiday kini lebih singkat

Oleh Candra Baskoro pada Friday June 8, 2018

Kontan.co.id - 7 Juni 2018 oleh Kiki Safitri

JAKARTA. Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait dengan Tax Holiday sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK. 010/2018 dinilai semakin mempersingkat waktu.

Menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Hestu Yoga Saksama, pengajuan tax holiday mengikuti tata cara yang berlaku jauh berbeda dari yang sebelumnya.

Skema tax holiday yang baru ini lebih memudahkan dan mempersingkat waktu. Pendaftar cukup hanya memenuhi dua unsur yakni nilai dan jenis investasi. Nilai investasi minimum yakni Rp 500 milyar dengan jenis investasi sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Tata cara diawali dengan mengajukan permohonan kepada BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Selanjutnya berkas akan diverifikasi untuk kemudian disetujui dan dilanjutkan kepada Kementerian Keuangan.

"Karena menurut PMK itu pintu masuknya (pengajuan tax holiday) itu melalui BKPM. Jadi itu nanti prosesnya kan mereka (pendaftar) mengajukan ijin sekaligus untuk permohonan mendapatkan tax holiday itu di BKPN," kata Hestu.

Hestu lalu menjelaskan jika berkas pengajuan sudah sesuai dengan PMK Nomor 35 yang mencakup struktur dan nilai investasi maka akan diserahkan kepada Kementerian Keuangan. Setelah mendapatkan persetujuan Kementerian Keuangan maka akan diberikan kepastian tax holidaynya.

Namun demikian ia menjelaskan sudah ada beberapa perusahaan yang tertarik. Hanya saja Hestu tidak tahu jumlah perusahaannya secara terperinci.

"Untuk berapa-berapanya kami belum punya data. Mungkin BKPM tau, karena kemarin sudah ada empat atau berapa yang tertarik. Tapi saya tidak tau persisnya," ujarnya.

Berita di Aug 2018